Sabtu, 22 Oktober 2016

Adab Tata Cara Komunikasi dengan HT Melalui RPU


 

 

1.Memonitor dahulu selama 3-5 menit

2.Memperhatikan siapa yang sedang berkomunikasi

3.Memperhatikan apa yang sedang dikomunikasikan. (penting/tidak)

4.Masuk pada spasi atau interval (tidak perlu menggunakan kata break atau contact), dengan menyebutkan Nama dan apabila ingin berkomunikasi/memanggil seseorang, langsung memanggil dengan menyebut Nama orang yg dipanggil (contoh : Indra memanggil Paijo, maka pada jeda spasi Indra langsung masuk dengan mengatakan:  Paijo, Indra menuju.

5.Tidak perlu tergesa-gesa, komunikasikan dengan kata-kata yang jelas dan mudah dimengerti/difahami.

7.Apabila ada hal yang bersifat darurat/emergency silahkan gunakan interupsi pada spasi/interval.

8.Jangan memonopoli frekwensi dengan berkomunikasi hanya dengan satu orang, dan selalu memberikan kesempatan kepada orang lain yang mau menggunakan pancar ulang dengan memberi spasi.

9. Mengucapkan kata ganti pada akhir pembicaraan.

10.Memberikan kesempatan kepada pengguna di lapangan/stasiun bergerak yg menggunakan perangkat dengan kemampuan terbatas.

11.Mengutamakan/memberikan kesempatan pada pembawa berita yg bersifat emergency/darurat.

12. Yg muncul (memancar) pertama kali bertindak sebagai pengendali frekwensi.

13.Tidak dianjurkan berkomunikasi melalui repeater dengan menggunakan peralatan penguat mikrofon seperti: Echo, ALC, dsb - karena  audio justru akan menjadi melebar dan tidak nyaman bagi orang lain yg mendengarkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar